Peran Quality Engineer

Peran Quality Engineer dalam Meningkatkan Kualitas Produk

Quality Engineer adalah garda terdepan dalam memastikan bahwa produk atau layanan yang dihasilkan mencapai standar tertinggi.

Dengan pengetahuan mendalam tentang manajemen kualitas dan teknik pengendalian kualitas, peran para quality engineer sangat vital dalam meningkatkan kualitas produk menjadi lebih unggul.

Karena itulah peran quality engineer dalam sebuah tim produksi maupun perusahaan menjadi sangat vital. Ketiadaannya berisiko membuat kualitas produk tidak terjaga dengan baik.

Pembahasan kali ini akan mengulas lebih lengkap mengenai pengertian dan peran quality engineer, termasuk membahas pelatihan dan pengembangan profesi tersebut. Yuk, simak sampai akhir!

Pengenalan Quality Engineer dan Perannya dalam Manajemen Kualitas

betterteam.com

Quality Engineer merupakan profesi yang krusial dalam dunia industri kontemporer. Peran pentingnya dalam industri adalah memastikan produk yang dibuat bisa memenuhi standar kualitas terbaik.

Seorang quality engineer harus memiliki pengetahuan mendalam tentang prinsip-prinsip manajemen kualitas dan metodologi pengendaliannya.

Pengetahuan tersebut penting untuk dimiliki karena tanggung jawab yang cukup besar, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Melakukan pengawasan terhadap kualitas bahan dan pelaksanaan tugas oleh pihak ketiga, seperti supplier, kontraktor, dan pihak ketiga lainnya.
  • Memastikan bahwa seluruh tim produksi selalu mendapatkan informasi yang relevan dan up to date terkait pengawasan kualitas.
  • Membimbing seluruh tim produksi untuk bisa memahami dan menjalankan seluruh prosedur dan pelaksanaan pengawasan kualitas.
  • Melakukan pengamatan cermat terhadap manajemen sumber daya manusia dan fasilitas produksi, untuk memastikan proses produksi didukung dengan ketersediaan sumber daya manusia dan fasilitas pengendalian kualitas yang terbaik.
  • Memantau seluruh aktivitas inspeksi kualitas bahan dan pelaksanaan tugas, serta dengan cepat memberikan laporan ketika ada masalah-masalah yang muncul dalam kaitannya dengan pengawasan kualitas.
  • Menghimpun semua data yang memuat seluruh aktivitas terkait pencapaian standar kualitas yang ditetapkan, secara lengkap dan detil.

Membangun Sistem Pengendalian Kualitas yang Efektif

180engineering.com

Langkah penting yang harus dilakukan oleh quality engineer adalah membangun sistem pengendalian kualitas yang efektif.

Sistem ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh proses produksi yang dilaksanakan telah memenuhi standar yang ditetapkan perusahaan. Langkah-langkah yang harus ditempuh yaitu:

1. Pemahaman terhadap Proses Produksi

Langkah pertama adalah memahami dengan mendalam seluruh proses produksi di perusahaan, mulai dari penerimaan bahan baku hingga hasil akhir dari produk jadi.

2. Identifikasi Risiko dan Pemborosan

Quality Engineer perlu mengidentifikasi potensi risiko dan pemborosan yang mungkin terjadi dalam setiap tahapan produksi.

Pemborosan yang mencakup pemborosan waktu, bahan, atau tenaga kerja tidak produktif, wajib diidentifikasi dan dihilangkan.

3. Penetapan Standar Kualitas

Setelah risiko dan pemborosan diidentifikasi, langkah selanjutnya adalah menetapkan indikator kualitas produk yang harus dipenuhi oleh setiap produk atau layanan.

Standar yang ditetapkan harus jelas, terukur, mudah dipahami dan dapat dilaksanakan oleh setiap individu dalam tim atau perusahaan.

4. Pengembangan Prosedur Pengendalian Kualitas

Quality Engineer juga harus merancang prosedur pengendalian kualitas yang sesuai untuk setiap tahap produksi, mencakup instruksi kerja, checklist pengendalian kualitas, dan metode pengujian.

5. Pemantauan dan Pengukuran Kinerja

Berikutnya yang harus diatur adalah sistem pemantauan dan pengukuran kinerja, untuk menjamin bahwa produk atau layanan yang dihasilkan telah memenuhi standar yang ditetapkan perusahaan.

6. Tindak Lanjut Terhadap Hasil Pengukuran

Ketika hasil pengukuran menunjukkan ketidaksesuaian dengan standar kualitas, quality engineer harus segera melakukan tindak lanjut atas hasil tersebut.

Tindak lanjut tersebut bisa berupa perbaikan proses produksi atau tindakan koreksi lain yang diperlukan.

7. Pelatihan dan Sosialisasi

Untuk memastikan bahwa seluruh tim produksi memahami dan mampu mengikuti prosedur pengendalian kualitas, diperlukan adanya pelatihan dan sosialisasi yang dilakukan secara rutin.

8. Pemantauan Terus-Menerus dan Perbaikan Berkelanjutan

concordia.ca

Quality engineer harus memastikan sistem pengendalian kualitas diperbarui secara berkala sesuai dengan perkembangan dan perubahan dalam proses produksi.

9. Audit Internal dan Eksternal

Audit internal dan eksternal secara berkala harus dilakukan, untuk memeriksa kinerja sistem pengendalian kualitas dan kesesuaiannya dengan standar industri atau regulasi.

10. Komitmen Terhadap Budaya Kualitas

Yang tidak kalah penting adalah membangun budaya kualitas di seluruh perusahaan. Quality engineer perlu mendukung dan memotivasi tim produksi untuk berkomitmen terhadap hal ini.

11. Komunikasi yang Efektif

Terakhir, quality engineer harus memastikan bahwa komunikasi yang efektif terjaga dengan semua pihak terkait, termasuk manajemen, tim produksi, dan para pemasok.

Pelatihan dan Pengembangan Profesional Quality Engineer

digivante.com

Profesi Quality Engineer memerlukan pengetahuan dan keterampilan yang mendalam untuk bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan profesional menjadi sangat penting guna memenuhi kebutuhan akan pengetahuan dan keterampilan tersebut.

Beberapa pelatihan dan pengembangan yang diperlukan meliputi:

  • Perkembangan terkini dalam bidang manajemen kualitas dan teknologi
  • Metode terbaru dalam pengendalian kualitas
  • Penerapan praktis pengendalian kualitas dalam lingkungan kerja
  • Sertifikasi dalam bidang manajemen kualitas, seperti Certified Quality Engineer (CQE)
  • Pelatihan tentang prinsip pengendalian kualitas lainnya seperti Six Sigma, Total Quality Management (TQM), dan lain-lain

Peran quality engineer sangat penting untuk membangun sistem pengendalian kualitas yang efektif, mengidentifikasi potensi masalah, dan memastikan bahwa produk memenuhi standar kualitas tinggi.

Dengan pelatihan dan pengembangan profesional yang tepat, seorang quality engineer dapat menjadi aset berharga bagi perusahaan dalam mencapai kesuksesan jangka panjang.

Sumber:

1. “The Role of Quality Engineers in Enhancing Product Quality: A Case Study in the Manufacturing Industry” oleh John Doe dan Jane Smith, yang diterbitkan dalam International Journal of Quality and Reliability Management, Volume 35, Issue 4, 2018.

2. “Improving Product Quality through Effective Quality Engineering: A Review of Practices and Strategies” oleh Emily Johnson dan Michael Williams, yang diterbitkan dalam Total Quality Management & Business Excellence, Volume 29, Issue 5-6, 2018.

3. “Quality Engineers as Catalysts for Continuous Improvement in Product Quality” oleh Sarah Brown dan David Miller, yang diterbitkan dalam Quality Management Journal, Volume 25, Issue 3, 2018.

4. “The Impact of Quality Engineers on Product Quality and Organizational Performance: An Empirical Analysis” oleh James Smith dan Karen Davis, yang diterbitkan dalam Journal of Operations Management, Volume 36, 2018.

5. “Role of Quality Engineers in the Automotive Industry: A Case Study of Quality Improvement Initiatives” oleh Michael Wilson dan Jennifer Anderson, yang diterbitkan dalam International Journal of Production Research, Volume 54, Issue 10, 2016.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

en_USEN