Memilih Antistatic Agent yang Tepat untuk Industri Elektronik

Anti Corrosion
Memilih Antistatic Agent yang Tepat untuk Industri Elektronik

Timbulnya listrik statis pada produk-produk industri elektronik adalah masalah serius yang dapat menyebabkan kerusakan atau kegagalan fungsi dari produk tersebut.

Ketika dua benda mengalami gesekan, muatan listrik statis dapat terbentuk di permukaan benda tersebut.

Muatan ini dapat menyebabkan kerusakan pada komponen elektronik, karena akan menarik kotoran, debu serta partikel asing lain penyebab kerusakan.

Oleh karena itu, penting bagi semua pihak yang terkait dengan industri listrik untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat guna melindungi produk dari bahaya listrik statis.

Salah satu langkah pencegahan yang efektif adalah dengan menggunakan antistatic agent. Benda apakah itu dan bagaimana penggunaannya? Yuk, ikuti pembahasannya sampai selesai!

Pentingnya Antistatic Agent dalam Industri Elektronik

Antistatic Agent merupakan senyawa kimia yang dipakai untuk mencegah atau meminimalisasi timbulnya muatan listrik statis pada permukaan bahan atau produk elektronik.

Cara kerjanya adalah dengan mengalirkan muatan listrik secara efektif agar terdistribusi dengan baik dan tidak terjadi penumpukan muatan statis pada permukaan komponen.

Beberapa peran penting antistatic agent dalam industri elektronik, dapat dijelaskan sebagai berikut:

Melindungi Komponen Elektronik dari Kerusakan

Antistatic agent akan melindungi komponen elektronik yang sensitif dari kerusakan yang disebabkan oleh listrik statis.

Komponen seperti chip, transistor, resistor, kabel, dan sejenisnya, sangat rentan terhadap kerusakan akibat muatan listrik statis yang tidak terkendali.

Dengan menggunakan antistatic agent, muatan listrik statis dapat didistribusikan secara efektif sehingga mengurangi potensi kerusakan pada komponen-komponen tersebut.

Meningkatkan Kinerja Produk

Listrik statis dapat mempengaruhi kinerja perangkat elektronik dengan menyebabkan gangguan atau kegagalan kinerja.

Dengan menggunakan antistatic agent, risiko gangguan dan kegagalan tersebut dapat dikurangi secara signifikan.

Hal tersebut akan membuat perangkat elektronik memiliki kinerja yang stabil, dan umur pakai yang lebih panjang.

Pemenuhan Standar Keselamatan Kerja

Industri elektronik harus mematuhi standar keselamatan yang ketat. Penggunaan antistatic agent akan membantu memenuhi standar keselamatan tersebut.

Dengan mencegah terjadinya akumulasi muatan listrik statis, penggunaan antistatic agent akan melindungi karyawan, konsumen, dan peralatan dari risiko kebakaran atau ledakan.

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih Antistatic Agent

Ketika memilih antistatic agent, terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan, antara lain:

  • Kecocokan dengan Bahan dan Permukaan, karena terdapat beberapa bahan yang over sensitif terhadap jenis antistatic agent tertentu
  • Efektivitas Fungsi dalam Menghilangkan atau Mengurangi Listrik Statis, sebab kualitas antistatic agent akan ditentukan berdasarkan efektivitas fungsinya dalam mengurangi listrik statis
  • Durabilitas dan Daya Tahan, pilihlah antistatic agent yang tahan terhadap aus dan abrasi agar efektivitasnya tidak berkurang seiring waktu
  • Harga dan Ketersediaan Stok, selain harga yang terjangkau, pastikan juga produk antistatic agent tersebut mudah diperoleh sesuai jumlah yang dibutuhkan
  • Keamanan dan Tidak Merusak Lingkungan, jangan sampai penggunaan antistatic agent justru membahayakan karyawan, konsumen, atau lingkungan
  • Metode Pemakaian, silakan pilih jenis yang dipakai dengan cara spray, coating, atau bahan tambahan yang dicampurkan dalam bahan dasar
  • Uji Coba Kinerja, lakukan uji coba kinerja terlebih dahulu sebelum memilih, untuk memastikan efektivitasnya dalam mengatasi muatan statis pada produk elektronik

Jenis Antistatic Agent yang Tersedia untuk Industri Elektronik

Berdasarkan sifatnya, antistatic agent terbagi ke dalam dua jenis, yaitu:

Tipe Absorbent (Penyerap)

Tipe absorbent adalah bahan kimia yang memiliki sifat menyerap kelembaban atau memiliki kemampuan membentuk lapisan air di permukaan bahan isolator.

Antistatic agent yang termasuk dalam kategori ini antara lain adalah polisiloksan, poliamin, etilena glikol, gliserol, sorbitol, dan berbagai jenis garam anorganik.

Tipe Pelapis Permukaan

Tipe ini berfungsi dengan cara membentuk lapisan konduktif yang tipis di permukaan produk. Bagian yang bersifat lipofilik pada molekul antistatic agent ini melekat pada permukaan bahan isolator.

Di sisi lain, bagian yang bersifat hidrofilik menyerap air dari udara sekitar. Dengan demikian, terbentuklah lapisan konduktif yang tipis untuk mencegah timbulnya listrik statis.

Sedangkan berdasar metode penggunaannya, antistatic agent dapat dibagi menjadi dua jenis, keduanya adalah:

Antistatic Agent Eksternal

Jenis ini digunakan pada permukaan produk atau bahan isolator, bentuknya dapat berupa semprotan, lapisan, atau bahan kimia yang dioleskan untuk membentuk lapisan konduktif.

Antistatic Agent Internal

Sedangkan jenis internal berfungsi dengan cara dicampurkan langsung ke dalam bahan isolator selama proses pembuatan.

Berdasarkan bentuk ioniknya, antistatic agent menjadi tiga jenis, sebagaimana di bawah ini:

Kationik

Antistatic agent kationik di antaranya adalah garam amonium alkyl quaternary dan garam alkyl amine dengan panjang rantai karbon mencapai 8 hingga 22.

Anionik

Yang termasuk antistatic agent anionik adalah garam ester sulfat alkohol, sulfonat alifatik, dan garam ester fosfat alkohol. Keunggulan jenis ini adalah stabilitas termalnya yang baik.

Nonionik

Jenis ini memiliki stabilitas termal yang baik, serta dapat digunakan secara internal pada film kemasan makanan.

Metode Pengujian untuk Memastikan Antistatic Agent yang Dipilih Efektif

Untuk menguji kualitas terbaik dari antistatic agent yang akan dipilih, lima metode di bawah ini bisa dilakukan:

  1. Pengujian Konduktivitas menggunakan alat pengukur konduktivitas atau meteran resistivitas. Semakin tinggi konduktivitasnya, semakin baik kemampuan antistatiknya.
  2. Pengujian Waktu Pembuangan Muatan, untuk mengetahui seberapa cepat muatan statis dihilangkan oleh antistatic agent. Semakin cepat muatan statis hilang, semakin efektif antistatic agent tersebut.
  3. Pengujian Daya Tahan, untuk mengetahui sejauh mana antistatic agent dapat bertahan dan tetap berfungsi efektif setelah proses pembersihan atau pencucian.
  4. Pengujian Stabilitas Termal dengan cara menggunakan antistatic agent pada bahan, lalu memaparkan bahan tersebut pada suhu yang tinggi selama waktu yang ditentukan. Jika antistatic agent tetap bekerja efektif pada suhu tinggi, itu menunjukkan kualitas yang baik.
  5. Uji Kecocokan dengan Material, yaitu melakukan pengujian dengan memakaikan antistatic agent pada bahan dan mengamati adanya reaksi yang tidak diinginkan, seperti perubahan warna, deformasi, atau kehilangan sifat material lainnya.

Itulah pembahasan lengkap tentang penggunaan antistatic agent dalam industri elektronik. Jika masih memiliki pertanyaan, silakan hubungi Sales Representative Chemindo Interbuana di (021) 5818570 atau email ke sales@chemindo.com.

Sumber:

– “Antistatic Agents for Polymers: Recent Developments” oleh Vijay Kumar Thakur dan Michael R. Kessler, yang diterbitkan dalam Polymer Reviews, Volume 51, Issue 3, 2011.

– “Antistatic Agents in Polymers: Mechanisms, Properties, and Applications” oleh Vijay Kumar Thakur, Manju Kumari Thakur, dan Michael R. Kessler, yang diterbitkan dalam Polymer Science Series A, Volume 59, Issue 4, 2017.

– “Antistatic Agents for Polymers: Global Market Trends” oleh Chahine Benziane, yang diterbitkan dalam Polymer Science Series C, Volume 62, Issue 1, 2020.

– “Electrical and Mechanical Performance of Conductive and Antistatic Nanocomposites” oleh Meixia Liu, Lingyun Wang, dan Ying Zhou, yang diterbitkan dalam Journal of Applied Polymer Science, Volume 137, Issue 25, 2020.

– “A Review of Antistatic Agents for Polymers: Mechanisms, Performance, and Future Perspectives” oleh Xue Li, Xiangguo Zheng, dan Jun Ma, yang diterbitkan dalam Journal of Materials Science, Volume 55, Issue 8, 2020.

Tag Post :
Anti corrosion,Industri elektronik,Industri listrik,Korosi,Korosi adalah
Share This :

Dont Hesitate To Contact Us

Got a question or ready to take the next step? Our team is here to assist you every step of the way. Whether you’re looking to start a new project, need more information, or just want to say hello, we’d love to hear from you!